Skip to content
Classy mark
Edisi aktif / Dossier pendiri 2026
Meja Catatan / Edisi TerpilihKurasi aktif

Catatan dr Ferdi

Sebelum sebuah keputusan menjadi tindakan, ia selalu melewati ruang observasi.

Di ruang itu, pengalaman diperiksa kembali. Peristiwa tidak langsung disimpulkan. Percakapan tidak langsung dijadikan pendapat. Setiap hal diberi jarak, dilihat ulang, lalu disusun menjadi pemahaman yang lebih jernih.

Catatan ini adalah ruang observasi tersebut.

Bukan tempat untuk mengejar kecepatan, bukan juga panggung untuk menunjukkan kepintaran. Ia adalah ruang untuk memperlambat pikiran, membaca pola, dan menemukan makna di balik hal-hal yang sering terlihat biasa.

Karena bagi saya, menulis bukan sekadar mencatat apa yang terjadi. Menulis adalah cara memahami mengapa sesuatu terjadi, apa artinya, dan ke mana seharusnya kita bergerak setelahnya.

04tulisan terkurasi
01substansi dulu
03tema utama
Meja Baca

Bukan daftar tautan. Ini meja baca.

Rancangan halaman ini dibuat untuk memberi konteks sebelum pembaca keluar ke Medium: apa yang sedang dibahas, mengapa tulisan itu disimpan, dan bagaimana membacanya sebagai bagian dari pemikiran yang lebih panjang.

Arah Baca

Dari beban administrasi menuju desain institusi.

Catatan diposisikan sebagai jembatan antara praktik medis sehari-hari, model AI yang sedang berubah cepat, dan kebutuhan organisasi untuk mengambil keputusan dengan lebih tenang.

Ruang Editorial

Lebih dekat ke meja baca daripada ruang riuh.

Setiap item diberi konteks agar pembaca tahu mengapa tulisan itu ada di rak ini, bukan sekadar melihat daftar tautan keluar.

Prinsip Kurasi

Yang penting dibuat terlihat, yang bising disisihkan.

Halaman ini mengutamakan hierarki, ritme baca, dan kredibilitas rujukan dibanding animasi atau dekorasi yang tidak membantu pemahaman.

Struktur Baca

Susunan editorial yang lebih tenang dan lebih teratur
01

Tulisan aktual

Halaman ini menempatkan tulisan sebagai jejak pemikiran yang bisa dibaca ulang, bukan sekadar daftar publikasi yang lewat begitu saja.

02

Konteks sebelum tautan

Setiap item diberi alasan kehadiran: apa gagasan utamanya, mengapa relevan, dan bagaimana ia tersambung ke agenda yang lebih besar.

03

Bahasa tunggal

Seluruh halaman disusun penuh dalam Bahasa Indonesia agar terasa lebih utuh dan tidak terpecah antara dua mode editorial.

01

Baca sebagai arsip pemikiran

Urutannya dibuat untuk membantu pembacaan yang tenang: pengantar singkat, satu tulisan utama, lalu rak lanjutan yang masih satu napas.

02

Satu tulisan utama lebih dominan

Tulisan terbaru di Medium ditampilkan sebagai sorotan utama agar pembaca langsung melihat titik masuk yang paling aktual.

03

Daftar lanjutan tetap terhubung

Artikel lain di bawahnya memperluas pembahasan yang sama: AI medis, implementasi, empati dokter, dan cara institusi mengambil keputusan.

Tulisan di Medium

Pilihan tulisan aktual dari profil Medium dr Ferdi

MedGemma 27B & CDDS: Masa Depan AI Multimodal untuk Praktik Kedokteran Modern

Refleksi mengenai model multimodal dan arah pemakaiannya dalam praktik kedokteran modern.

Ditampilkan sebagai bacaan lanjutan yang lebih teknis, namun tetap dekat dengan pembacaan editorial dan konteks praktik nyata.

Baca di Medium

Menyelaraskan Visi dan Implementasi: Refleksi CEO dan Peneliti atas “Modeling Medical Diagnosis”

Tulisan reflektif yang menghubungkan visi sistem medis dengan realitas implementasi dan evaluasi model.

Masuk sebagai artikel lanjutan yang memperlihatkan kesinambungan antara sudut pandang kepemimpinan dan disiplin pembangunan sistem.

Baca di Medium

Di Balik Layar Algoritma: AI dan Masa Depan Empati Dokter di Indonesia

Pembacaan atas AI, empati dokter, dan konteks praktik layanan primer di Indonesia.

Diletakkan sebagai bagian dari rak tulisan yang memperluas sisi humanistik dan institusional dari diskusi AI di layanan kesehatan.

Baca di Medium
Penutup

Jika sebuah tulisan terasa relevan, langkah berikutnya adalah percakapan yang lebih jernih.

Halaman ini dimaksudkan sebagai rak baca yang ringkas namun jelas. Jika salah satu tulisan menyentuh agenda institusional, AI kesehatan, atau arah transformasi yang sedang dihadapi, percakapan lanjutan sebaiknya dimulai dari substansi, bukan dari kebisingan presentasi.